DARYA-VARIA DORONG DETEKSI DINI LEWAT HEALTH-TECH BERBASIS AI DAN IOT
PEMERIKSAAN GRATIS DAN INOVASI DIGITAL PERLUAS AKSES KESEHATAN
PT Darya-Varia Laboratoria Tbk memperkuat komitmennya dalam meningkatkan akses layanan kesehatan melalui program pemeriksaan gratis bagi 2.000 masyarakat di Pulau Jawa. Program ini digelar dalam rangka perayaan 50 tahun perusahaan sekaligus memperingati World Health Day pada 7 April 2026.
Baca Juga “Wamenkes RI Perkuat Kerja Sama Kesehatan Digital dan AI Medis dengan Tiongkok“
Inisiatif bertajuk “50 Years of Health, 50 Years of You” ini menekankan pentingnya pendekatan promotif dan preventif, khususnya dalam mendorong kesadaran masyarakat terhadap deteksi dini penyakit. Program tersebut juga mencerminkan pergeseran layanan kesehatan menuju model yang lebih proaktif.
Pelaksanaan program dilakukan melalui kolaborasi dengan Apotek Alpro di wilayah Jakarta, Bogor, dan Tangerang, serta Apotek Viva untuk menjangkau wilayah lain di Pulau Jawa. Layanan kesehatan disediakan di lebih dari 200 titik, termasuk klinik keliling dan unit pop-up.
Presiden Direktur Darya-Varia, Ian Kloer, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam memperluas akses layanan kesehatan berbasis masyarakat.
“Kami ingin mendorong masyarakat lebih proaktif memantau kondisi kesehatannya sebagai langkah awal pencegahan,” ujarnya.
LAYANAN DASAR DAN EDUKASI JADI FOKUS UTAMA
Program ini menyediakan berbagai layanan pemeriksaan kesehatan dasar seperti pengecekan gula darah, kolesterol, asam urat, dan tekanan darah. Seluruh layanan dilakukan oleh tenaga apoteker profesional untuk memastikan akurasi dan keamanan hasil pemeriksaan.
Selain pemeriksaan, peserta juga mendapatkan edukasi kesehatan terkait gaya hidup sehat dan pentingnya pemeriksaan rutin. Pendekatan ini bertujuan meningkatkan literasi kesehatan masyarakat di tengah meningkatnya prevalensi penyakit tidak menular.
Menurut data World Health Organization, deteksi dini menjadi salah satu strategi paling efektif untuk menekan risiko penyakit kronis seperti diabetes dan penyakit kardiovaskular. Oleh karena itu, pendekatan preventif kini menjadi fokus utama dalam sistem kesehatan global.
Darya-Varia juga menggelar talkshow “Cerdas Sehat: Fakta di Balik Tren Wellness” untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap informasi kesehatan yang berbasis bukti ilmiah. Forum ini hadir sebagai respons terhadap maraknya tren kesehatan yang belum tentu terverifikasi.
INOVASI DIVILAB: INTEGRASI AI DAN IOT DALAM PEMANTAUAN KESEHATAN
Sebagai bagian dari transformasi digital, Darya-Varia memperkenalkan DiViLab, perangkat pemeriksaan kesehatan mandiri berbasis Internet of Things (IoT) dan kecerdasan buatan (AI). Teknologi ini memungkinkan masyarakat memantau kondisi kesehatan secara mandiri dan real-time.
DiViLab hadir dalam dua varian, yaitu perangkat 4-in-1 yang menggabungkan pengukuran tekanan darah dan parameter GCU (glukosa, kolesterol, asam urat), serta perangkat 3-in-1 khusus GCU. Sistem terintegrasi ini dirancang untuk mempermudah pemantauan kesehatan harian.
Pemanfaatan AI dan IoT dalam perangkat ini mencerminkan tren global health-tech yang mengarah pada personalisasi layanan kesehatan. Teknologi ini juga dinilai mampu meningkatkan efisiensi sekaligus mempercepat deteksi dini penyakit.
Dalam konteks industri, penggunaan teknologi digital dalam kesehatan terus meningkat. Laporan global menunjukkan bahwa pasar digital health diproyeksikan tumbuh signifikan dalam dekade ini, didorong oleh kebutuhan layanan kesehatan yang lebih cepat, akurat, dan terjangkau.
PROGRAM SOSIAL DAN PENGUATAN EKOSISTEM KESEHATAN
Selain inovasi teknologi, Darya-Varia juga menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat. Salah satunya adalah program “Generasi Sehat, Komunitas Berdaya” di Kabupaten Bogor yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Perusahaan juga aktif dalam kegiatan komunitas seperti fun run melalui brand Enervon serta menjalin kemitraan dengan Yayasan Onkologi Anak Indonesia untuk mendukung kesehatan anak.
Upaya peningkatan layanan kesehatan dasar juga dilakukan melalui renovasi fasilitas di Puskesmas Gunung Putri dan Puskesmas Tajur di Citeureup. Langkah ini bertujuan memperkuat infrastruktur kesehatan di tingkat lokal.
Pendekatan kolaboratif ini menunjukkan bahwa penguatan sistem kesehatan tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada keterlibatan komunitas dan akses layanan yang merata.
TRANSFORMASI MENUJU PENYEDIA SOLUSI KESEHATAN TERINTEGRASI
Darya-Varia kini bertransformasi dari perusahaan farmasi menjadi penyedia solusi kesehatan terintegrasi. Strategi ini mencakup pengembangan layanan berbasis teknologi, edukasi kesehatan, serta kolaborasi lintas sektor.
Perubahan ini sejalan dengan tren global yang menempatkan pasien sebagai pusat layanan kesehatan. Integrasi antara layanan langsung dan teknologi digital menjadi kunci dalam menciptakan sistem kesehatan yang lebih efektif.
Ke depan, kombinasi antara inovasi teknologi seperti AI dan IoT, serta pendekatan preventif berbasis edukasi, diharapkan mampu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat secara menyeluruh.
Sebagai penutup, langkah Darya-Varia menunjukkan bahwa transformasi health-tech bukan sekadar inovasi, tetapi juga solusi strategis untuk menghadapi tantangan kesehatan masa depan. Deteksi dini, akses luas, dan literasi kesehatan akan menjadi fondasi utama dalam membangun sistem kesehatan yang berkelanjutan.
Baca Juga “Wamenkes RI Perkuat Kerja Sama Kesehatan Digital dan AI Medis dengan Tiongkok“