Transformasi Digital Buka Jalan Layanan Kesehatan Cerdas

Transformasi Digital

Transformasi Digital Dorong Layanan Kesehatan Cerdas di Thai Nguyen

Transformasi digital mulai mengubah cara sektor kesehatan di Provinsi Thai Nguyen, Vietnam, memberikan layanan kepada masyarakat. Pemanfaatan data, rekam medis elektronik, kecerdasan buatan (AI), dan sistem pembayaran digital mendorong layanan kesehatan bergerak menuju pola yang lebih cepat dan proaktif.

Baca Juga “Bio Farma Perluas Pasar Global, Bawa Teknologi Kesehatan Indonesia ke Dunia“

Perubahan tersebut berlangsung pada 2026 ketika Thai Nguyen memasuki tahap baru pengembangan sektor kesehatan. Pemerintah daerah menjalankan Proyek No. 14-DA/TU untuk periode 2026-2030 serta berbagai kebijakan yang berfokus pada perlindungan dan peningkatan kesehatan masyarakat.

Agenda digitalisasi menjadi semakin penting karena sektor kesehatan juga menjalani penataan organisasi. Penerapan pemerintahan daerah dua tingkat turut diikuti reorganisasi layanan kesehatan hingga tingkat akar rumput.

Identitas Digital Sederhanakan Akses Layanan Medis

Salah satu penerapan teknologi terlihat dalam proses pemeriksaan dan pengobatan yang ditanggung asuransi kesehatan. Fasilitas medis di Thai Nguyen telah mengintegrasikan kartu identitas warga dan aplikasi VNeID dalam proses tersebut.

Sebanyak 336 fasilitas medis telah menerapkan mekanisme tersebut. Sistem itu juga telah digunakan untuk melakukan lebih dari 7,8 juta pencarian informasi.

Pemanfaatan identitas digital membantu fasilitas kesehatan mempercepat proses verifikasi pasien. Masyarakat juga dapat menjalani prosedur administratif dengan lebih sederhana ketika mengakses layanan medis.

Wakil Direktur Departemen Kesehatan Thai Nguyen, Associate Professor Dr. Luu Thi Binh, menekankan pentingnya menempatkan masyarakat sebagai fokus utama transformasi digital.

Menurutnya, keberhasilan digitalisasi kesehatan perlu dilihat dari kemudahan, keamanan, dan kualitas layanan yang diterima pasien. Teknologi juga perlu mendukung pengelolaan informasi agar tenaga kesehatan dapat mengambil keputusan dengan lebih efektif.

Rekam Medis Elektronik Perkuat Pengelolaan Data Pasien

Digitalisasi tidak berhenti pada penggantian dokumen fisik dengan sistem elektronik. Data yang terkumpul selama pasien memperoleh layanan kesehatan mulai dimanfaatkan untuk mendukung pengelolaan kesehatan dalam jangka panjang.

Saat ini, sekitar 93,3 persen penduduk Thai Nguyen telah memiliki rekam medis yang dikelola secara elektronik. Sekitar 40,02 persen penduduk juga telah menghubungkan buku kesehatan elektronik mereka dengan akun VNeID.

Penerapan rekam medis elektronik memberi manfaat langsung bagi tenaga medis. Dokter dapat mengakses informasi pasien secara lebih cepat tanpa harus mencari dokumen fisik dari berbagai berkas.

Rumah Sakit Mulai Beralih dari Dokumen Kertas

Infrastruktur digital juga berkembang di tingkat rumah sakit. Seluruh 37 rumah sakit di wilayah tersebut telah memiliki perangkat dan perangkat lunak yang mendukung penerapan rekam medis elektronik.

Sebanyak 17 rumah sakit bahkan telah menghentikan penggunaan rekam medis berbasis kertas lebih awal dari target yang ditetapkan. Perubahan tersebut menunjukkan peningkatan penggunaan sistem digital dalam aktivitas operasional rumah sakit.

Wakil Direktur Rumah Sakit Pho Yen, Dr. Nguyen Thi Lieu, mengatakan sistem elektronik membantu mengurangi waktu yang diperlukan tenaga medis untuk mencari dan menyusun berkas pasien.

Dengan informasi yang tersimpan secara terpusat, dokter dapat melihat riwayat kesehatan, hasil pemeriksaan, pencitraan diagnostik, serta perkembangan terapi dengan lebih cepat.

Pemanfaatan teknologi tersebut memberi tenaga kesehatan lebih banyak waktu untuk berinteraksi dengan pasien. Dengan demikian, digitalisasi tidak hanya menyasar efisiensi administrasi, tetapi juga dapat mendukung proses pelayanan klinis.

Pembayaran Digital Mulai Menjadi Bagian Layanan

Digitalisasi juga diterapkan dalam transaksi di fasilitas kesehatan. Seluruh fasilitas medis di Thai Nguyen telah menyediakan pembayaran secara nontunai.

Metode tersebut menyumbang sekitar 42 persen dari total nilai transaksi. Penerapan pembayaran digital menjadi bagian lain dari upaya mengurangi proses administratif berbasis dokumen dan transaksi tunai.

Perubahan tersebut melengkapi digitalisasi pada proses pendaftaran, pengelolaan data, hingga pelayanan pasien. Semakin banyak tahapan yang terhubung secara digital, semakin besar kebutuhan terhadap sistem informasi yang aman dan terintegrasi.

AI Diterapkan untuk Mendukung Tenaga Kesehatan

Selain rekam medis elektronik, Thai Nguyen mulai memperluas penggunaan kecerdasan buatan dalam layanan kesehatan. Departemen Kesehatan setempat telah memberikan pelatihan mengenai pemanfaatan AI kepada sekitar 1.100 pejabat, pegawai negeri, dan tenaga kerja sektor kesehatan sejak awal 2026.

Seluruh rumah sakit di wilayah tersebut juga telah menerapkan AI untuk mendukung kegiatan profesional. Pemanfaatannya mencakup pengolahan citra medis melalui sistem RIS/PACS serta pengembangan chatbot dan asisten virtual untuk menyediakan informasi kesehatan.

AI juga digunakan untuk membantu pekerjaan yang membutuhkan pemrosesan informasi dalam jumlah besar. Teknologi tersebut dapat mendukung analisis gambar, standardisasi dokumentasi, dan pekerjaan administratif.

Pemanfaatan AI diarahkan sebagai alat pendukung bagi tenaga kesehatan. Tujuannya adalah mengurangi pekerjaan administratif tertentu sehingga profesional medis dapat mengalokasikan lebih banyak waktu untuk aktivitas klinis dan pasien.

Riset Kesehatan Fokus pada Teknologi Baru

Pemerintah Thai Nguyen juga menghubungkan digitalisasi dengan pengembangan ilmu pengetahuan. Pada 2026, sektor kesehatan menjalankan tujuh proyek sains dan teknologi tingkat provinsi dalam bidang kedokteran dan farmasi.

Sebanyak 13 proyek lainnya akan dipilih dengan fokus pada rumah sakit digital, AI, big data, dan Internet of Things (IoT). Program tersebut diarahkan untuk mempertemukan kegiatan penelitian dengan kebutuhan nyata di fasilitas kesehatan.

Pendekatan ini memungkinkan teknologi tidak hanya dikembangkan sebagai konsep. Hasil penelitian dapat diarahkan untuk menjawab persoalan operasional dan pelayanan yang dihadapi sektor kesehatan.

Sistem Kesehatan Cerdas Mulai Dibangun

Thai Nguyen juga menyiapkan sistem manajemen kesehatan cerdas untuk menghubungkan berbagai sumber informasi. Platform tersebut dirancang terintegrasi dengan 12 basis data khusus dan sekitar 20 sistem perangkat lunak yang telah digunakan oleh berbagai unit.

Integrasi tersebut membutuhkan data yang akurat dan seragam. Karena itu, sektor kesehatan menjalankan program pembersihan data medis selama 60 hari.

Program tersebut bertujuan memperbaiki kualitas data berdasarkan sejumlah prinsip. Aspek yang diperhatikan meliputi akurasi, kelengkapan, kebersihan, kesesuaian, konsistensi, dan kemampuan berbagi data.

Digitalisasi Arahkan Layanan ke Pencegahan

Pengembangan sistem digital memberi peluang bagi sektor kesehatan untuk mengubah pola pengelolaan layanan. Data pasien yang terhubung dapat membantu fasilitas kesehatan memahami kebutuhan individu secara lebih menyeluruh.

Pendekatan berbasis data juga mendukung pergeseran dari layanan yang hanya berfokus pada pengobatan. Sistem kesehatan dapat bergerak menuju pencegahan penyakit, pemantauan kondisi, dan pengelolaan kesehatan dalam jangka panjang.

Transformasi digital di Thai Nguyen masih membutuhkan penguatan integrasi data, keamanan informasi, dan kompetensi tenaga kesehatan. Namun, berbagai penerapan yang sudah berjalan menunjukkan bahwa teknologi mulai menjadi bagian dari pengelolaan layanan kesehatan sehari-hari.

Ke depan, penggabungan rekam medis elektronik, identitas digital, AI, big data, dan sistem kesehatan terintegrasi dapat membentuk fondasi layanan yang lebih cerdas. Fokus utamanya tetap pada pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan akses, efisiensi, dan kualitas pelayanan bagi masyarakat.

Baca Juga “Inovasi perawatan kesehatan: Teknologi harus berjalan seiring dengan manusia.“

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *