Kemenkes Perbarui Aplikasi SATUSEHAT, Riwayat Kesehatan dan Analisis AI Segera Hadir
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyiapkan pembaruan besar pada aplikasi SATUSEHAT dengan menghadirkan riwayat kesehatan digital yang lebih lengkap serta fitur analisis berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Pengembangan ini bertujuan memudahkan masyarakat mengakses seluruh rekam medis dalam satu platform sekaligus memperoleh rekomendasi kesehatan yang lebih cepat.
Baca Juga “Ciputra Life: Penggunaan AI Dapat Tingkatkan Efektivitas Pengelolaan Klaim Kesehatan“
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan pembaruan tersebut akan mengintegrasikan berbagai data layanan kesehatan, mulai dari rumah sakit, laboratorium, hingga puskesmas. Dengan sistem ini, pengguna tidak perlu lagi menyimpan dokumen medis secara terpisah karena seluruh riwayat pemeriksaan akan tersimpan dalam satu aplikasi.
SATUSEHAT Integrasikan Rekam Medis dan Hadirkan Analisis AI
Menurut Budi, konsep SATUSEHAT akan menyerupai layanan perbankan digital yang menampilkan seluruh riwayat transaksi dalam satu akun. Bedanya, aplikasi ini akan menyajikan seluruh catatan kesehatan pengguna dari berbagai fasilitas pelayanan kesehatan yang telah terhubung ke sistem nasional.
“Teman-teman bisa melihat seluruh riwayat kesehatannya seperti melihat rekening bank. Di mana pun melakukan pemeriksaan, baik di rumah sakit, laboratorium, maupun puskesmas, seluruh data kesehatan akan terkumpul menjadi satu berkas di aplikasi SATUSEHAT,” ujar Budi di Kantor Kementerian Kesehatan, Senin (4/8/2026).
Selain menyimpan hasil pemeriksaan laboratorium, aplikasi juga akan menampilkan data penunjang seperti hasil CT scan dan rekam medis lainnya yang telah terintegrasi dengan basis data rumah sakit. Kehadiran fitur ini diharapkan mempermudah pasien maupun tenaga medis dalam memantau riwayat kesehatan secara menyeluruh.
Kemenkes juga akan menambahkan fitur pemantauan kesehatan harian yang dapat mencatat perkembangan aktivitas fisik pengguna, serupa dengan fungsi pada perangkat smartwatch. Sistem tersebut memungkinkan pengguna memantau indikator kesehatan penting, seperti kadar gula darah, tekanan darah, dan kolesterol.
Budi menjelaskan aplikasi akan menampilkan grafik perkembangan setiap indikator sehingga pengguna dapat melihat perubahan kondisi kesehatan dari waktu ke waktu. Sistem juga akan memberikan penanda untuk menunjukkan apakah hasil pemeriksaan masih berada dalam batas normal atau sudah memerlukan perhatian lebih lanjut.
“Modelnya sudah saya setujui. Nanti pengguna bisa melihat tren gula darah, tekanan darah, dan kolesterol, termasuk mengetahui batas normal maupun kondisi yang perlu diwaspadai,” kata Budi.
AI Akan Berikan Rekomendasi Berdasarkan Kondisi Pengguna
Salah satu fitur baru yang menjadi fokus pengembangan adalah penggunaan kecerdasan buatan untuk memberikan analisis kesehatan secara personal. Teknologi AI akan membaca data kesehatan yang tersimpan di aplikasi, kemudian memberikan saran sesuai kondisi pengguna.
Sebagai contoh, apabila sistem mendeteksi indikator kesehatan berada di atas batas normal, aplikasi akan menyampaikan rekomendasi tindakan yang dapat dilakukan. AI juga akan membantu mengarahkan pengguna untuk berkonsultasi dengan tenaga medis atau fasilitas kesehatan yang sesuai.
Menurut Budi, fitur tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini dan pemantauan kesehatan secara berkala. Dengan akses informasi yang lebih lengkap dan mudah dipahami, masyarakat dapat mengambil langkah pencegahan sebelum kondisi kesehatannya memburuk.
Pengembangan SATUSEHAT merupakan bagian dari transformasi digital sektor kesehatan yang tengah dijalankan pemerintah. Integrasi rekam medis elektronik dan pemanfaatan AI diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan kesehatan, mempercepat pengambilan keputusan medis, serta memberikan pengalaman layanan yang lebih praktis bagi masyarakat.
Kemenkes menargetkan pembaruan aplikasi SATUSEHAT dapat diluncurkan dalam waktu dekat. Jika berjalan sesuai rencana, masyarakat akan segera memperoleh akses ke riwayat kesehatan digital yang terintegrasi sekaligus fitur analisis AI yang mendukung pemantauan kesehatan secara lebih menyeluruh.
Baca Juga “AI sebagai Sumber Informasi Kesehatan di Era Digital“