Sinar Mas Tunjukkan Peran AI untuk Kebutuhan Sehari-hari

Sinar Mas

Sinar Mas Dorong Pemanfaatan AI di Pendidikan dan Kesehatan

Kecerdasan artifisial atau artificial intelligence (AI) semakin memasuki berbagai aktivitas masyarakat. Teknologi ini tidak lagi hanya digunakan untuk kebutuhan digital, tetapi mulai dikembangkan sebagai pendukung layanan pendidikan dan kesehatan.

Sinar Mas bersama iFLYTEK berupaya menghadirkan penerapan AI melalui PT Brilian Teknologi Sejahtera (BTS). Perusahaan patungan tersebut mengembangkan sejumlah solusi teknologi untuk sektor yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Pengembangan tersebut memperlihatkan bahwa pemanfaatan AI dapat diarahkan pada persoalan praktis. Teknologi dapat digunakan untuk membantu proses belajar, mendukung tenaga kesehatan, serta meningkatkan akses terhadap layanan berbasis digital.

Baca Juga “Jepang Hadapi Ancaman Kekurangan Tenaga Kesehatan, 70 Persen Lebih Warga Dukung AI dan Robot“

AI Didorong Menjawab Kebutuhan Masyarakat

Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital Edwin Hidayat Abdullah menilai inovasi AI yang menyentuh kebutuhan masyarakat memiliki nilai penting.

Menurut Edwin, penerapan teknologi dalam bidang pendidikan dapat membantu menghadirkan pendekatan pembelajaran yang lebih inovatif. Ia juga melihat pengembangan solusi semacam ini sebagai bagian dari pemanfaatan AI untuk kebutuhan nyata.

Pernyataan tersebut mencerminkan tantangan pengembangan AI di Indonesia. Teknologi tidak cukup hanya menawarkan kemampuan teknis, tetapi perlu memiliki manfaat yang dapat dirasakan pengguna.

Managing Director Sinar Mas Ferry Salman juga menekankan pentingnya tata kelola dalam pengembangan teknologi AI. Menurut dia, penerapan AI membutuhkan pengawasan dan pengendalian agar perkembangannya tetap berjalan sesuai kepentingan masyarakat.

Ferry turut menyoroti aspek inklusivitas. Menurutnya, teknologi perlu dapat memberikan manfaat secara luas sehingga perkembangan AI tidak hanya dinikmati kelompok masyarakat tertentu.

Smart Board Gunakan AI untuk Mendukung Pembelajaran

Salah satu solusi yang diperkenalkan BTS adalah smart board dan smart whiteboard untuk mendukung kegiatan belajar mengajar.

Perangkat tersebut dirancang sebagai media pembelajaran interaktif. Fungsinya tidak sebatas menggantikan papan tulis konvensional dengan perangkat digital.

Teknologi AI di dalamnya dapat membantu siswa memahami tahapan penyelesaian suatu persoalan. Pendekatan tersebut memungkinkan proses belajar berlangsung lebih interaktif karena siswa dapat mengikuti penjelasan secara bertahap.

Pemanfaatan AI dalam pendidikan juga membuka peluang bagi guru untuk menggunakan teknologi sebagai alat bantu pembelajaran. Namun, teknologi tetap berperan sebagai pendukung dan tidak menggantikan fungsi pendidik dalam membimbing siswa.

Penggunaan AI untuk pendidikan juga perlu mempertimbangkan keamanan data dan kesiapan pengguna. Sekolah, guru, siswa, serta penyedia teknologi perlu memahami bagaimana data digunakan dan dilindungi.

Teknologi AI Mendukung Layanan Kesehatan

BTS juga memperlihatkan solusi AI untuk membantu tenaga medis, terutama dalam layanan kesehatan primer.

Sistem tersebut dapat digunakan untuk mencocokkan informasi mengenai gejala pasien dengan sejumlah kemungkinan diagnosis. Teknologi juga dapat memberikan dukungan ketika tenaga medis mengevaluasi kesesuaian penggunaan obat.

Pemanfaatan seperti ini menempatkan AI sebagai alat bantu dalam proses pelayanan. Keputusan medis tetap membutuhkan penilaian tenaga kesehatan dan mempertimbangkan kondisi individual setiap pasien.

Pengembangan teknologi kesehatan berbasis AI juga membutuhkan perhatian terhadap akurasi, keamanan data, serta perlindungan informasi pasien. Faktor tersebut menjadi penting karena layanan kesehatan berkaitan langsung dengan data dan keputusan yang berdampak pada masyarakat.

Tata Kelola Menjadi Bagian Penting Pengembangan AI

Perkembangan AI di berbagai sektor membuat aspek tata kelola semakin penting. Penerapan teknologi perlu berjalan bersama mekanisme pengawasan, perlindungan data, dan pengendalian risiko.

Kebutuhan tersebut menjadi semakin relevan ketika AI digunakan dalam sektor strategis seperti pendidikan dan kesehatan. Kesalahan penggunaan teknologi dapat memberikan dampak lebih luas dibandingkan penerapannya untuk kebutuhan yang bersifat umum.

Karena itu, pengembangan AI perlu mempertimbangkan manfaat, keamanan, aksesibilitas, serta kesiapan masyarakat sebagai pengguna. Pendekatan tersebut dapat membantu memastikan transformasi digital tidak berhenti pada pengembangan teknologi.

Kolaborasi antara pelaku usaha dan pemerintah juga menjadi salah satu faktor dalam membangun ekosistem AI. Dunia usaha dapat menghadirkan inovasi, sementara regulasi diperlukan untuk menciptakan kerangka penggunaan teknologi yang bertanggung jawab.

Pemanfaatan AI oleh Sinar Mas dan iFLYTEK melalui BTS menunjukkan salah satu contoh penerapan teknologi pada kebutuhan sehari-hari. Ke depan, keberhasilan inovasi semacam ini akan bergantung pada kemampuan menghadirkan manfaat yang relevan sekaligus menjaga keamanan dan inklusivitas pengguna.

Baca Juga “Peneliti Stanford dan Berkeley Uji AI Medis Indonesia, Hasilnya Bikin Terkejut“

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *